Sultan Berharap Tak Ada Corona Gelombang Kedua

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekitar 30 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya telah berada di daerah-daerah. Pemerintah daerah harus mempersiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi para perantau yang hendak kembali ke rumah asal masing-masing, salah satunya di DIY.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X kembali menyampaikan harapan agar para perantau tidak kembali terlebih dahulu ke DIY apabila memang memungkinkan. Namun begitu, Sultan tak bisa menolak dan meminta para pemudik yang kembali untuk menaati aturan isolasi diri selama 14 hari.

“Saya menghimbau warga DIY yang masih berada di perantauan untuk tidak mudik atau pulang kampung halaman. Bagi yang sudah sampai di sini, dan menaati melapor ke pihak yang berwenang saya ucapkan terimakasih dan mohon dilanjutkan dengan isolasi mandiri selama 14 hari,” ungkap Sultan melalui video yang disampaikan pada wartawan melalui humas Pemda DIY, Selasa (07/04/2020).

DIY sendiri saat ini berharap 30 persen pemudik dari Jakarta dan sekitarnya tersebut tak lagi bertambah kemudian hari. Pasalnya ada kekhawatiran bakal berpindahnya zona merah ke berbagai daerah apabila masyarakat tetap melaksanakan mudik.

“Harapannya kita bisa mengantisipasi kondisi berikutnya agar tidak tumbuh gelombang kedua. Semoga bisa menyelesaikan ini dengan cepat, dan aspek ekonomi di mana menimbulkan keresahan masyarakat karena tidak bisa bekerja bisa segera usai,” sambung Sultan.

Hingga Selasa (07/04/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di DIY berada pada angka 2.908. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 381 di mana 130 di antaranya dalam perawatan. Sementara pasien positif Corona tercatat 38 orang di mana 6 diantaranya sembuh dan 7 lainnya meninggal dunia. Jumlah pasien negatif tercatat 117 orang dan 226 masih menantikan hasil tes laboratorium di mana 11 orang diantaranya meninggal dunia. (Fxh)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *