Ramai-ramai Cairkan JHT BP Jamsostek, Bukti Nyata Tsunami PHK?

Jakarta – Pandemi virus Corona juga berdampak ke sendi-sendi ekonomi. Hampir tak ada sektor yang lolos dari dampak pandemi ini.

Pembatasan yang dilakukan membuat aktivitas industri terbatas. Akibatnya, badai pemutusan hubungan kerja (PHK) tak bisa dihindari.

Badai PHK juga bisa dilihat dari jumlah pencairan program Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja menjelaskan, dalam rentang Januari-September 2020 pihaknya telah melakukan pencairan JHT sebesar Rp 24,5 triliun kepada 1,98 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Realisasi pencairan JHT Januari-September 2020, meningkat 26,3% jika dibandingkan tahun lalu, yang pencairan JHT kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, hanya Rp 19,4 triliun kepada 1,62 juta peserta.

Adapun peserta BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan pencairan JHT juga meningkat, baik secara bulanan (month to month/mtm) dan tahunan (year on year/yoy).

“Per September 2020, klaim JHT meningkat hingga 44% (mtm) dan secara kumulatif sejak Januari hingga September 2020 mengalami peningkatan sebesar 22,2 % (yoy),” jelas Utoh dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (16/11/2020).

Membludaknya jumlah pencairan ini membuat masyarakat sulit untuk mencairkan JHT-nya. Masyarakat mengeluhkan BPJSTK tidak menepati janji untuk menyesuaikan jadwal yang ditetapkan dalam pencairan JHT.

Beberapa keluhan peserta BPJSTK yang dikutip CNBC Indonesia adalah dari akun @singkeeknong, “Saya harusnya wawancara online dengan BPJSTK Jakarta Grogol Daan Mogot jam 9-10 pagi ini. Tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi sama sekali dari cabang tersebut min,” tulisnya.

Mengenai kesulitan pencairan JHT tersebut, Utoh mengklaim, semua kantor cabang sudah melakukan tugasnya masing-masing memenuhi jadwal yang telah ditentukan. Namun, memang beberapa mengalami kendala teknis karena dilakukan secara online.

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *