Intip Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi

Jakarta – Jajaran kabinet Indonesia Maju memiliki wajah baru. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk 6 orang menteri baru sebelum pergantian tahun 2020.

Mereka adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M. Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Seluruh menteri baru ini pun sudah menyerahkan laporan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari keenam menteri baru ini, Sandiaga Uno menjadi sosok yang paling tajir. Berikut rincian harta kekayaan enam menteri baru kabinet Indonesia Maju:

1. Sandiaga Uno

Total harta kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini tercatat Rp 5 triliun atau Rp 5.099.960.524.965 per tahun 2018. Sandiaga tercatat memiliki banyak aset mulai dari tanah dan bangunan hingga simpanan kas.

Untuk tanah dan bangunan, total ada 15 lokasi yang dilaporkan Sandiaga. Adapun lokasi tanah dan bangunan yang dimiliki berlokasi di Jakarta Selatan dan Tangerang, ada pula di Singapura dan Amerika Serikat (AS). Totalnya Rp 191.644.398.989.

Aset terbesar Sandiaga berupa surat berharga dengan nilai Rp 4.707.615.685.758. Lalu, ada juga harta berupa kas dan setara kas. Namun begitu, dia juga ada utang yang nilainya Rp 340.028.135.379.

2. Sakti Wahyu Trenggono

Menteri Kelautan dan Perikanan baru ini memiliki kekayaan Rp 1.947.253.281.442 atau Rp 1,9 triliun. Harta kekayaan Sakti Wahyu Trenggono tersebar ke beberapa aset seperti tanah dan bangunan senilai Rp 54.487.473.855 alias Rp 54,4 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp 6.102.000.000 alias Rp 6,1 miliar.

Selanjutnya dalam bentu harta bergerak lainnya sebesar Rp 16.244.200.000 atau Rp 16,2 miliar, surat berharga senilai Rp 1.667.122.333.700 atau Rp 1,6 triliun, kas dan setara kas senilai Rp 141.741.462.002 atau Rp 141,7 miliar, dan harta lainnya senilai Rp 61.555.811.885 atau Rp 61,5 miliar.

3. Budi Gunadi Sadikin (BGS)

Menteri Kesehatan ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 161 miliar. Kekayaan tersebut terbagi dalam beberapa jenis. Pertama, tanah dan bangunan senilai Rp 89 miliar. Kedua, transportasi dan mesin senilai Rp 1,02 miliar. Ketiga, harta bergerak lainnya senilai Rp 4,31 miliar. Keempat, surat berharga negara senilai Rp 63,24 miliar. Kelima, kas dan setara kas senilai Rp 4,2 miliar.

4. Tri Rismaharini

Menteri Sosial ini tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 7.179.254.946 atau Rp 7,1 miliar. Mantan Wali Kota Surabaya ini melaporkan LHKPN pada 21 Maret 2019/Periodik-2018. Harta kekayaan Risma terbagi ke beberapa bentuk, salah satunya alat transportasi dan mesin senilai Rp 985 juta.

5. M. Lutfi

Menteri Perdagangan ini memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 130.783.606.271 atau Rp 130,7 miliar. Hanya saja, total harta kekayaan ini tercatat hingga 31 Desember 2013. Dari total tersebut, dalam bentuk tanah dan bangunan totalnya Rp 37.753.670.999 atau Rp 37 miliar. Dalam bentuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 2.003.500.000 atau Rp 2 miliar. Dalam bentuk Harta bergerak lainnya senilai Rp 8.671.860.00 atau Rp 8,6 miliar.

Selanjutnya dalam bentuk surat berharga senilai Rp 91.294.842.104 atau Rp 91,2 miliar. Lalu ada dalam bentuk giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 4.254.595.168 atau Rp 4,2 miliar. Dengan begitu, total harta kekayaan Muhammad Lutfi setelah dikurangi utang Rp 13.194.862.00 atau Rp 13,1 miliar menjadi Rp 130,7 miliar.

6. Yaqut Cholil Qoumas

Berdasarkan data LHKPN, Yaqut memiliki harta kekayaan senilai Rp 936 juta. Yaqut terakhir kali melaporkan kekayaannya ke KPK pada 19 Juni 2019.

Yaqut tercatat memiliki sebidang tanah seluas 573 m2/56 m2 di Rembang, Jawa Tengah senilai Rp 47 juta. Yaqut pun hanya memiliki dua unit mobil hasil sendiri yakni Mazda Biante Minibus senilai Rp 400 juta dan Mazda CX-5 Minibus senilai Rp 482 juta.

Yaqut memiliki harta bergerak Rp 1,5 juta serta kas dan setara kas senilai Rp 5,8 juta. Wakil Ketua Komisi II DPR ini tidak memiliki utang. Total akumulasi harta kekayaan Yaqut yakni Rp 936 juta.

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *