Ahok: Energi Baru dan Terbarukan Masa Depan Bisnis Pertamina

Jakarta – Setelah ke Kilang Balongan, Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama melakukan management walkthrough (MWT) ke PLTP Kamojang didampingi Komisaris Condro Kirono. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau lapangan bisnis geothermal dan berdiskusi dengan jajaran manajemen serta pekerja.

“Energi baru dan terbarukan adalah masa depan bisnis Pertamina. Maka dari itu pengembangan bisnis panas bumi sebagai salah satu sumber energi alternatif dan bersih merupakan salah satu yang perlu didukung dan didorong untuk terus tumbuh,” ujar Ahok dalam keterangan tertulis, Selasa (30/3/2021).

PLTP Tersebut dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sebagai bagian darisubholding Power & New Renewable Energy (PNRE) untuk melakukan pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai energi masa depan. Berbagai inisiatif dihadirkan berupaya untuk mendukung pemerintah dalam memenuhi target bauran energi yang tertuang di dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Salah satunya melalui pengembangan panas bumi yang terus digenjot agar bisa mengoptimalkan potensi panas bumi Indonesia sebagai peringkat dua terbesar di dunia. Hingga saat ini, kapasitas terpasang panas bumi PGE sebesar 672 MW (own operation) dan 1.205 (joint operation contract) dari 15 wilayah kerja yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Dengan dukungan semua pemangku kepentingan, pengembangan panas bumi terus dilakukan secara optimal, termasuk melalui skema kemitraan. Dalam lima tahun ke depan kami berupaya untuk mencapai target kapasitas terpasang own operation sebesar 1,1 GW,” kata CEO PNRE, Dannif Danusaputro.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke control roomPLTP, Geothermal Information Center (GIC), dan Pusat Konservasi ElangKamojang (PKEK). Pada kunjungan kali ini,Ahok dan DireksiSubholdingPNRE melakukanpelepasliaran elangbrontok yang merupakan bagian dari programCSR melalui PKEK yang juga berkolaborasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan Forum Raptor Indonesia.

“Selain fokus pada bisnis, pengembangan panas bumi tidak luput dari program-program konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan aspek sosial lainnya. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung,” tutup Dannif.

Sebagai informasi, turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Tafif Azimudin, General Manager PGE Area Kamojang Dradjat Budi Hartanto beserta jajaran manajemen PNRE.

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *