Pariwisata Jaga Kualitas, Kedepankan Kearifan Lokal

YOGYA (KR)- Sebanyak delapan lembaga usaha pariwisata mulai dari hotel, restoran dan biro perjalanan wisata menerima sertifikat usaha dari Lembaga Sertifikasi PT Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (BMWI) di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Sabtu (10/4).

“Bagi yang mendapat sertifikasi, kami berharap agar terus mempertahankan kualitas produk, pelayanan, manajemen dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo di sela kegiatan.

Menurut Singgih, pihaknya juga mendapat amanat dari Gubernur DIY Sultan HB X agar usaha pariwisata di DIY selalu mendasarkan pada ruh budaya. Sebab itulah penting untuk selalu menonjolkan kearifan lokal.

“Misalnya untuk hotel dan restoran. Bisa dengan mengangkat kuliner tradisional. Atau memberdayakan masyarakat sekitar, mungkin dengan mengakomodor Bregada Kerakyatan untuk atraksi budaya. Dapat pula dengan sajian gamelan yang dapat memberikan suasana nyaman tenteram,” sambungnya.

Sementara terpisah Direktur PT BMWI Hairullah Gazali menegaskan, pihaknya akan terus memantau terkait dengan hasil sertifikasi. Sebab itu jangan sampai setelah mendapat sertifikat, justru kualitas dan mutunya malah menurun.

“Karena kami masih punya tanggung jawab untuk melakukan pantauan setelah sertifikasi,” tegasnya.

Sedang delapan usaha pariwisata yang mendapat sertifikat usaha wisata, yakni Melia Purosani Yogyakarta (Hotel Bintang 5), Grand Keisha Hotel Yogyakarta (Hotel Bintang 4), @Hom Premiere Timoho Yogyakarta by Horison (Hotel Bintang 4), Melva Balemong Hotels & Resorts Semarang (Hotel Bintang 4), The Premiere Pekanbaru (Hotel Bintang 4), Surya Asia Hotel Wonosobo (Hotel Bintang 2), Boshe Restoran Sleman (Restoran Bintang 3) dan PT Jogja Makkah Internasional Yogyakarta (Biro Perjalanan Wisata). (Feb)

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *