Indikasi Kebangkitan Wisata Mulai Terasa, Pengelola Optimis

DLINGO, KRJogja.com – Pengelola objek wisata optimis momentum liburan Lebaran jadi tonggak kebangkitan setelah sekian lama terpuruk. Bahkan beberapa lokasi tengah berbenah menyambut wisatawan. Namun mereka dihadapkan persoalan sulit ketika pemerintah mengeluarkan larangan mudik.

“Sektor wisata sudah boleh buka dengan protokol kesehatan, namun ada kebijakan larangan mudik. Dengan demikian kita hanya berharap kepada wisatawan lokal. Tetapi hal tersebut kami syukuri sektor wisata tetap berjalan,” ujar Wakil Ketua Pengelola Wisata Seribu Batu Rumah Hobit, Aris Purwanto, Rabu (14/4).

Aris mengungkapkan, dengan luas keseluruhan 2,5 hektare Objek Wisata Seribu Batu menawarkan banyak pesona bagi penghujung. Mulai replika rumah lukusan hingga panggung bundar dari kayu. Namun paling diburu wisatawan, salah satunya kesejukan udara kawasan tersebut. Setelah dihempaskan Covid-19, sektor wisata memang kembang kempis.

Kunjungan wisata terjun bebas, sementara biaya operasional harus dikeluarkan. “Kalau objek wisata barbasis masyarakat seperti Seribu Batu ini memang harus ada perawatan setiap hari,” ujar Aris. Oleh karena itu momentum Ramadan dimanfaatkan untuk berbenah menyambut liburan Lebaran.

Sementara Kasi Promosi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Aji SE mengungkapkan, kunjungan wisatawan terus beranjak naik. Kondisi tersebut jadi indikasi kedepannya akan lebih baik.

“Merujuk data 5-11 April 2021 pengunjung mencapai 48.309 dengan PAD Rp 469.256.750. Jika dibandingkan dengan libur panjang 1 hingga 4 April ada kenaikan 19,49 %,” ujarnya. (Roy)

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *