Siklon Tropis 94W Bakal Lintasi Jogja, Masyarakat Dihimbau Waspada

YOGYA, KRJOGJA.com – BMKG mengeluarkan peringatan dini kemungkinan terbentuknya siklon tropis 94W yang melintasi 30 wilayah Indonesia pada periode 17-19 April mendatang. DIY menjadi salah satu daerah yang diminta mewaspadai siklon yang bisa membawa hujan disertai angin kencang tersebut.

DIY sudah melakukan berbagai persiapan di antaranya memaksimalkan peran Desa Tangguh Bencana (Destana) yang akan jadi ujung tombak sosialisasi dan penanganan. Namun begitu beberapa hal juga dipersiapkan di antaranya penanganan hal-hal yang bisa berbuah buruk ketika siklon tersebut benar-benar menjadi badai ketika melewati DIY.

“Kalau DIY prediksinya kan 17-19 April ini, jadi kami buat surat BPBD dan diteruskan ke kabupaten/kota untuk persiapan segala sesuatunya, karena kita sudah diberitahu oleh BMKG. Pencegahan dilakukan seperti kalau ada pohon rapuh segera di dilakukan pemotongan, kalau ada bangunan-bangunan yang riskan kalau ada siklon roboh diperhatikan, kalau bisa jangan ada penghuni,” ungkap Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Rabu (14/4/2021).

Secara khusus Aji sudah menyurati BPBD untuk memantau kondisi hal-hal luar ruangan yang berpotensi membahayakan masyarakat. Seperti beberapa waktu lalu, banyak baliho dan papan iklan luar ruangan yang hancur karena tersapu angin kencang, yang beruntungnya tak menyebabkan korban jiwa.

“Pohon, baliho, papan iklan lain dan sesuatu yang ada di luar memungkinkan sesuatu kalau ada siklon, untuk diperhatikan. Semuanya saja. Harapannya tidak terjadi tapi kalau terjadi kita sudah siap. BMKG sudah memberikan informasi ada hal-hal yang bisa berbahaya seandainya siklon betul-betul ada,” sambung dia.

Di sisi lain, Aji juga berharap peran serta masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan. Lebih baik bersiap-siap daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan kedepan.

“Masyarakat perlu tahu dan ikut mengantisipasi. Kalau di halaman ada pohon rapuh, kemungkinan bangunan rusak, silahkan masyarakat menangani sendiri. Tapi kalau tidak bisa, silahkan hubungi BPBD,” tandas dia. (Fxh)

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *