Ratusan Kafe dan Tempat Usaha Pelanggar Prokes di DIY Ditutup

YOGYA, KRJOGJA.com – Dari bulan Januari hingga Mei ini setidaknya sudah ada 150 lebih kafe dan tempat usaha yang ditutup paksa. Penutupan itu dilakukan karena dinilai telah melanggar protokol kesehatan (prokes).

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Noviar Rahmad mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 24 Tahun 2021. Dalam peraturan tersebut tegas mengatur tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes sebagai upaya pencegahan serta pengendalian Covid-19.

“Karena terjadi pelanggaran prokes. Tindakan tegas ini diambil dalam upaya pencegahan penularan Covid-19,” tegas Noviar Rahmad yang juga sebagai Kepala Satpol PP DIY itu, Selasa (25/05/2021).

Ia mengungkapkan pelanggaran prokes di kafe dan tempat usaha terutama tak adanya pembatasan maksimal 50 persen kunjungan dari kapasitas, buka melebihi jam operasional pada masa PPKM Mikro yakni pukul 20.00 WIB, serta ditemukannya banyak pengunjung tak memakai masker. Sanksi penutupan yang diberikan bukan secara permanen, melainkan selama hanya 3 x 24 jam saja.

Sebelum melakukan tindakan tegas, petugas telah melakukan berbagai langkah secara dialogis dan persuasif. Penutupan dilakukan jika kafe maupun tempat usaha itu telah tiga kali mendapat teguran menerapkan protokol kesehatan namun tetap tidak dijalankan.

“Kebanyakan mendapat sanksi yakni tempat usaha diantaranya rumah makan dan kafe. Tersebar di lima kabupaten maupun kota di DIY,” sambungnya.

Noviar memastikan Peraturan Gubernur DIY itu belum ada rencana dicabut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengendalian terhadap masyarakat dalam upaya menekan penyebaran kasus Covid-19 di wilayah DIY.

Selain penutupan operasional tempat usaha, Satpol PP DIY juga telah menyita lebih dari 300 kartu tanda penduduk para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia sebanyak tiga kali berturut-turut. Selain itu pada tahun ini juga ditemukan 9.000 lebih aktivitas kerumunan dan telah dibubarkan. (Van)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *