Tekan Angka Kematian di DIY, OJK Gelar Vaksinasi Massal Sektor Jasa Keuangan dan Mahasiswa

SLEMAN, KRJOGJA.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung upaya Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 melalui ekstensifikasi vaksinasi sektor jasa keuangan di seluruh Indonesia. Hal ini diimplementasikan OJK bersama Bank Indonesia (BI) dengan menggelar vaksinasi massal bagi 8.000 orang penerima vaksin yang terdiri dari 6.000 orang karyawan dan nasabah industri jasa keuangan serta 2.000 orang mahasiswa di DIY.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyaksikan secara virtual pembukaan vaksinasi massal bersama dengan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang meninjau langsung kegiatan tersebut di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM yang digelar Sabtu hingga Minggu (24-25/7/2021).

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud Kepala OJK DIY Parjiman, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Miyono, Rektor UGM Panut Mulyono serta para pimpinan industri perbankan baik di daerah maupun dipusat.

Vaksinasi massal yang digelar hari ini merupakan bentuk sinergi antara OJK dengan BI bersama BRI, Bank Mandiri, BNI, BCA, Bank CIMB Niaga, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY serta bekerja sama dengan UGM dan Rumah Sakit (RS) Akademik UGM.  Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan vaksinasi massal yang telah dilakukan sebelumnya pada Juni sampai dengan Juli 2021.

“OJK mengapresiasi atas kerjasama berbagai pihak dalam rangka mempercepat upaya vaksinasi kepada masyarakat khususnya di wilayah DIY. Ini akan terus kita lakukan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih cepat untuk divaksin sehingga membantu menciptakan herd immunity di wilayah DIY,” ujar Ketua DK OJK Wimboh Santoso.

Wimboh menghimbau agar seluruh sektor jasa keuangan baik Perbankan, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dan Pasar Modal. Selain itu, turut mendukung upaya Pemerintah dalam capaian herd immunity ideal dengan percepatan vaksinasi yang menjangkau daerah atau wilayah yang belum terjangkau saat ini dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Gubernur DIY  Sultan HB X menyambut baik kegiatan vaksinasi yang diinisiasi oleh OJK dan IJK maupun BI di DIY dalam upaya menekan angka kematian di DIY sebagai dampak penyebaran Covid 19. Salah satu cara untuk mengurangi korban yang meninggal akibat Covid 19 adalah vaksinasi, sehingga pelaksanaannya perlu dipercepat.

“Masyarakat DIY saat ini lebih memilih melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah daripada tinggal di shelter. Resikonya terlalu besar. Angka kematian akibat isolasi mandiri di Jogja paling tinggi sehingga kami berupaya mengurangi itu. Kami juga akan melakukan campaign agar masyarakat yang saat ini isolasi mandiri mau pindah ke shelter,” paparnya.

Kepala OJK DIY Parjiman menyampaikan OJK telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksinasi untuk sektor jasa keuangan.  OJK telah memfasilitasi vaksinasi kepada 10.459 orang di DIY atau sebesar 49 persen dari kuota yang diberikan sejumlah 21.293.

“Kami terus berupaya memfasilitasi kegiatan vaksinasi Covi- 19 dengan melibatkan sektor jasa keuangan khususnya di wilayah DIY mengingat kecepatan dan keberhasilan vaksinasi Covid 19 akan menentukan percepatan pemulihan ekonomi nasional sejalan dengan terbentuknya herd immunity dan terbukanya mobilitas masyarakat.” imbuhnya. (Ira)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *