Vaksinasi Jadi Syarat Berwisata di DIY Dapat Dukungan, Jadi Upaya Dongkrak Ekonomi

YOGYA, KRJOGJA.com – Insan pariwisata di DIY mengusulkan wacana vaksinasi sebagai syarat berwisata juga check-in hotel. Hal tersebut sebagai dorongan agar masyarakat mengikuti vaksinasi dalam mengurangi potensi penularan juga membantu mengembalikan perekonomian DIY.

Ika Damayanti Fatma, Anggota Fraksi Gerindra DPRD DIY mendukung adanya wacana tersebut. Menurut Ika, pariwisata DIY sudah waktunya dihidupkan kembali karena menjadi pendulang mayoritas pendapatan DIY dengan 60 persen PDRB.

“Objek wisata di DIY bisa dihidupkan kembali tentunya dengan persyaratan prokes ketat dan dengan penambahan syarat kartu vaksin. Ini penting karena PDRB DIY, 60 persen berasal dari sektor pariwisata,” ungkap Ika, Rabu (28/7/2021).

Ika mengaku tahu betul bagaimana situasi di masyarakat saat ini. Maka ia mengamini perlunya segera ada langkah percepatam vaksinasi untuk kemudian memulihkan ekonomi lewat sektor pariwisata.

“Target vaksinasi agar di percepat dan dibuat skema vaksinasi yang tidak menimbulkan kerumunan juga mempercepat herd immunity. Maka dari itu dengan dibukanya obyek wisata di mana pemerintah sudah berusaha melakukan penyesuaian terhadap PPKM Darurat, masyarakat juga harus betul-betul menyesuaikan dengan keadaan yaitu memperketat prokes,” sambung legislator Komisi D ini.

Sebelumnya, Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, saat ini kalangan perhotelan di DIY sudah menerapkan syarat vaksinasi minimal satu kali untuk check-in hotel. Syarat tersebut diakui berlaku bagi tamu dari luar DIY maupun warga DIY.

Deddy pun berharap syarat serupa diberlakukan untuk wisatawan yang berwisata di obyek wisata di DIY. PHRI DIY saat ini terus berupaya mengajak instansi lain untuk mengadakan vaksinasi massal bagi pelaku pariwisata dan ekosistem sekitar.

“Sekali lagi ini bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Kita berupaya tidak ada penambahan kasus yang dampaknya nanti malah ada PPKM lagi, aktivitas berhenti lagi,” tandas Deddy. (Fxh)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *