5 Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Bantu Lawan COVID-19

Jakarta – Manfaat berjemur di pagi hari salah satunya membantu meningkatkan imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Selama pandemi virus Corona, para pakar kesehatan pun menyarankan untuk berjemur di pagi hari secara rutin.

Ada beberapa alasan yang membuat berjemur di pagi hari bisa bantu tingkatkan imun untuk melawan virus Corona dan mempercepat penyembuhan COVID-19. Ini manfaat berjemur di pagi hari yang penting kamu ketahui.

1. Mencegah Hipertensi

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang berasal dari University of Edinburgh, senyawa yang disebut nitric oxide akan dilepaskan ke dalam pembuluh darah segera setelah sinar matahari menyentuh kulit. Senyawa tersebut dapat berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Lebih lanjut, Richard Weller, dosen senior di bidang dermatologi juga menemukan bahwa manfaat berjemur di pagi hari dapat memperpanjang usia. Sebab selain menurunkan tekanan darah juga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

2. Memperkuat Tulang

Vitamin D merangsang penyerapan kalsium dan fosfor yang dapat menguatkan tulang. Namun tidak hanya itu saja, vitamin D3 juga ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin yang larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D ketika sinar matahari mengenai kulit. Hal tersebut dapat mengatur penyerapan kalsium.

Jika kamu memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinannya menderita patah tulang. Itulah mengapa berjemur di pagi hari sangat penting untuk kesehatan tulang pada orang dewasa hingga lansia.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat berjemur di pagi hari selanjutnya adalah meningkatkan imun atau sistem kekebalan tubuh. Sebab sel darah putih akan mengalami peningkatan saat terpapar sinar matahari dan sel-sel tersebut membantu memerangi penyakit serta mencegah infeksi pada tubuh.

4. Mengurangi Risiko Kanker

Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan usus besar. Tapi dengan berjemur di pagi hari, maka risiko kanker tersebut bisa menjadi lebih rendah. Drs. Frank dan Cedric Garland dari University of California mengamati bahwa pasien kanker usus besar di New York tiga kali lebih tinggi daripada di Mexico. Selain itu, suplementasi vitamin D terbukti dapat menurunkan risiko pengembangan segala bentuk kanker hingga 60%.

5. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Saat sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal di otak dan produksi melatonin (hormon yang membuat kita mengantuk dan membantu tidur) ditutup sampai matahari terbenam lagi. Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari, sehingga akan membantu mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk menjelang waktu tidur.

Manfaat berjemur di pagi hari lebih optimal dan aman jika dilakukan pada waktu-waktu ini:

Jam berapakah waktu terbaik untuk berjemur sinar matahari? Ahli gizi dr Tan Shot Yen mengatakan pukul 10.00 pagi adalah waktu terbaik karena sudah ada sinar ultraviolet B.

“Yang kita butuhkan sebetulnya adalah ultraviolet B. Ultraviolet B ini gelombangnya lebih pendek. Itu sebabnya, kita harus tunggu sedikit mataharinya naik. Jadi, untungnya kita di khatulistiwa, jam 10 sudah ada. Itu adalah alasan kita jemurnya jam 10.00,” katanya, seperti dilansir detikHealth.

Namun jika pukul 10.00 dirasa terlalu siang dan matahari sudah cukup terik, kamu bisa mencoba berjemur lebih awal, namun tetap dalam rentang waktu yang berdekatan. lmuwan yang pernah meneliti vitamin D, Prof dr Siti Setiati, SpPD, KGER, MEpid, mengatakan bahwa manfaat berjemur di pagi hari lebih efektif jika dilakukan tidak terlalu pagi. Lebih tepatnya, di atas pukul 09.00.

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *