PPKM Dinilai Efektif Tingkatkan Kasus Sembuh Covid-19 di DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat atau PPKM di DIY sejak tanggal 3 Juli 2021 membuahkan hasil. Data dari Satgas Covid-19 DIY menunjukkan tingkat kesembuhan harian terus bertambah, sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 mulai berkurang.

Penambahan kesembuhan harian pada Jumat (13/08/2021) sebanyak 2.942 kasus, sehingga total sembuh menjadi 104.682 kasus. Sedangkan penambahan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.243 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 135.737 kasus

Kabupaten Bantul menyumbang angka kesembuhan terbesar hari ini dengan 1.607 kasus, disusul kemudian Sleman sebanyak 590 kasus. Selanjutnya Kabupaten Gunungkidul 322 kasus, Kulonprogo 213 kasus dan Sleman 210 kasus.

Anggota DPRD DIY, Widi Sutikno mengatakan kesadaran masayarakat secara kolektif sangat mempengaruhi keberhasilan ini. Penerapan PPKM dan kesabaran dari seluruh pihak merupakan faktor penentu tingginya angka kesembuhan.

“Tidak sia-sia kita bertahan dan bersabar selama PPKM sejak tanggal 3 Juli lalu. Meski demikian, saya meminta masyarakat tetap waspada, jangan lengah supaya tidak ada lonjakan pesat kasus positif lagi,” jelas Widi, Jumat (13/09/2021).

Saat ini pemerintah masih memberlakukan PPKM Level 4 hingga tanggal 16 Agustus. Pemerintah beralasan, perpanjangan PPKM ini untuk mengendalikan laju positif setelah terjadi fase kritis sepanjang bulan Juli lalu.

Selain kasus sembuh yang kian banyak, Anggota Komisi B DPRD DIY itu menyinggung soal isolasi mandiri. Ia berpendapat, pasien positif sebaiknya diisolasi di beberapa fasilitas milik Pemda, untuk menghindari risiko kematian akibat isolasi mandiri yang tidak ditangani dengan baik.

“Bulan lalu lebih dari 100 pasien positif meninggal dunia saat isolasi mandiri. Sebaiknya mulai sekarang isolasi dilakukan di shelter yang disediakan Pemda. Disana ada fasilitas medis dan pelayanan khusus, sehingga angka kematian dapat ditekan,” jelasnya. (Van)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *