Awal Pekan, Rupiah Menguat ke 14.416 per Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan awal pekan ini. Rupiah menguat seiring pelaku pasar yang masih optimistis terhadap pemulihan ekonomi global.

Mengutip Bloomberg, Senin (23/8/2021), rupiah dibuka di angka 14.435 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.452 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus menguat ke level 14.416 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.414 per dolar AS hingga 14.435 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 2,61 persen.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus COVID-19 dan tapering telah menekan aset berisiko dan mendorong penguatan dolar AS terhadap nilai tukar mata uang lainnya pekan lalu.

“Kekhawatiran tersebut kelihatannya masih ada pekan ini. Tapi di pembukaan pasar di awal pekan ini terlihat sentimen pasar lebih positif. Pasar kembali masuk ke aset berisiko memanfaatkan peluang buy on dip (beli saat harga turun),” ujar Ariston dikutip dari Antara, Senin (23/8/2021).

Indeks saham Asia pagi ini bergerak positif pada pembukaan perdagangan. Sementara nilai tukar regional juga terlihat menguat terhadap dolar AS.

“Meskipun kondisi ekonomi dibayangi COVID-19, tapi pasar juga terlihat masih optimis terhadap peluang pemulihan ekonomi ke depan. Ini mungkin bisa mendorong penguatan rupiah hari ini terhadap dolar AS,” kata Ariston.

Kasus Covid-19

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 terus menurun di mana pada Minggu (22/8) mencapai 12.408 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,98 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.030 kasus sehingga totalnya mencapai 126.372 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 24.276 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,55 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 306.760 kasus.

Ariston mengatakan rupiah hari ini akan bergerak menguat ke kisaran Rp14.423 per dolar AS dengan potensi resisten di kisaran Rp14.460 per dolar AS.

Pada Jumat (20/8) kemarin, rupiah ditutup melemah 50 poin atau 0,35 persen ke posisi Rp14.453 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.403 per dolar AS.

Sumber : Liputan 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *