Ini Alasan Warga +62 Belum Butuh Dosis Vaksin Ketiga untuk Cegah COVID-19

Jakarta – Vaksin dosis ketiga atau booster COVID-19 saat ini masih diperuntukkan untuk kelompok tenaga kesehatan. Meski demikian tidak sedikit orang yang mengaku ingin mendapatkan booster vaksin usai menerima suntikan kedua.

Cakupan vaksinasi di Indonesia masih belum tinggi. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan dari sasaran vaksinasi 208 juta orang, baru 33 juta di antaranya yang telah menerima dosis kedua.

Spesialis penyakit dalam dan vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, mengatakan masyarakat umum belum direkomendasikan mendapatkan vaksin booster. Alasannya, cakupan vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih sangat rendah.

“Ketika kita vaksin tiga kali tapi masih banyak yang belum dapat vaksin, tidak akan ada manfaatnya. Makanya saat ini harus fokus cakupan (vaksinasi) dulu,” katanya dalam sesi live Instagram Kemenkes, Rabu (25/8/2021).

Jika hanya sedikit orang yang baru divaksinasi, meski tiga dosis, manfaat perlindungan kelompoknya tidak akan terbentuk dengan maksimal. Sehingga fokus yang harus dilakukan saat ini adalah memperluas cakupan vaksinasi agar merata di seluruh Indonesia.

Lagi pula, meski ada kabar penurunan antibodi setelah enam bulan setelah melakukan vaksinasi dosis kedua, tubuh masih tetap bisa memproteksi diri dari virus Corona. Sebab, setelah vaksin, tubuh masih memiliki sel memori yang berguna untuk mengingat saat COVID-19 masuk ke dalam tubuh.

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *