PPKM Level 1, Wisata DIY Buka 100 Persen

YOGYA, KRJOGJA.com – Seiring melandainya kasus harian Covid-19 di DIY, Pemerintah Pusat menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DIY dari Level 2 menjadi Level 1. Dengan adanya penurunan level PPKM tersebut, sejumlah aktivitas kegiatan masyarakat termasuk kepariwisataan dilonggarkan. Bahkan event wisata boleh full alias berkapasitas hingga 100 persen, begitu pula kegiatan yang menimbulkan kerumunan tidak lagi menggunakan rekomendasi Satgas Covid-19.

“Pemerintah Pusat sudah memutuskan untuk memberlakukan PPKM Level 1 di DIY. Dengan kebijakan tersebut, aktivitas pariwisata sudah bisa dilakukan 100 persen. Mulai dari sport tourism hingga event musik sudah bisa digelar dengan kapasitas 100 persen. Kendati demikian saya minta masyarakat tetap selalu mentaati ketentuan yang ada,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (7/6/2022).

Singgih mengatakan, setelah status PPKM DIY menjadi Level 1, sektor pendukung destinasi wisata seperti hotel dan restoran juga sudah boleh 100 persen. Hal ini tentu menjadi kabar baik terkait keberadaan kafe maupun resto yang berada di kawasan wisata. Kendati demikian pengelola destinasi maupun pengusaha wisata tetap selalu mengedepankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan serta penegakan prokes yang lain, sehingga wisatawan maupun pengunjung merasa nyaman.

“Kami sudah bertemu dengan pekerja event musik bahwa terkait perizinan tidak perlu lagi menggunakan rekomendasi dari Satgas Covid-19. Karena itu perizinan kegiatan cukup dengan izin keramaian dari Kepolisian. Bahkan kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian terkait kemungkinan diberikan kemudahan untuk izin event sesuai prosedur yang berlaku,” papar Singgih.

Sekda DIY K Baskara Aji menyatakan, dengan adanya kebijakan PPKM Level 1, otomatis mobilitas masyarakat semakin tinggi, begitu pula kegiatan-kegiatan menjadi semakin longgar. Kendati demikian masyarakat tidak boleh terlena, apalagi sampai mengabaikan penegakan prokes, karena sampai saat ini pandemi belum dinyatakan berakhir.

“Memang dengan adanya PPKM Level 1 aktivitas dan kegiatan masyarakat semakin dilonggarkan. Meski begitu kita tidak boleh menghilangkan kewaspadaan, jadi tetap menegakkan prokes dalam setiap aktivitas,” kata Baskara Aji.(Ria)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *